8.4.11

My Life for My Family

Jaring ikan (Jheu)
Photo by: Novrizal
Dengan bermodalkan sebuah jaring Bang Dollah (bukan nama asli) bersemangat untuk bersiap untuk berangkat menuju sungai Krueng Neng. Sungai yang terletak di daerah perbatasan Lamjabat dan Lamjamee ini banyak terdapat ikan dan yang paling dicari saat ini adalah udang untuk dijual kembali sebagai umpan pancing. Udang yang tertangkap di jaring (Jheu) ini langsung disimpan dalam ember agar tetap hidup dan dijual kepada penampung yang akan mengecer kepada para mania mancing sebagai umpan hidup.
saat ini hasil tangkapan tidak terlalu banyak seperti dulu (saat sebelum Tsunami) dimana saat ini sudah makin banyak yang mencari udang tetapi habitat hidupnya tinggal sedikit. ini disebabkan banyak pohon bakao dan pelindung pinggiran sungai yang telah hilang tersapu Tsunami dan kurangnya penghijauan kembali. juga saat ini sedang ada pengerjaan proyek normalisasi Banjir Kota Banda Aceh sehingga krueng neng diperluas sehingga tangkapan saat ini sangat sedikit. di beberapa titik yang telah selesai saat ini sudah ditatam kembali dengan pohon bakao dan harapan kami adalah akan lebih banyak induk udang yang berkembang biak di daerah ini sehingga tangkapan akan kembali meningkat.
untuk kedepan pemerintah kota seharusnya juga dapat membuat peraturan penggunaan jaring tangkap khususnya jaring besar dengan lubang berdiameter kecil tidak diperbolahkan agar anak-anak ikan dan anak udang kecil yang berkembang biak di daerak aliran Krung Neng dapat mencapai umur dewasa sehingga layak untuk dikonsumsi sebagai makanan dan sebagai umpan pancing (udang). semoga Pemerintah kota dan Propinsi dapat kembali memajukan para nelayan kecil.

ditulis: Novrizal

2 komentar:

  1. Tks artikelnya singkat dan menarik. Fotonya ditambah lagi donk pak, kalo cuma 1 kurang. Tks anyway

    BalasHapus
  2. Makasih atas sarannya, entar fotonya diperbanyak lagi...

    BalasHapus

Ukuran 460 x 122 pixel Komunitas Blogger Aceh