4.12.10

Mesjid raya Baiturrahman. Wisata spiritual dan menghabiskan malam bersama keluarga.


Mesjid raya Baiturrahman. Wisata spiritual dan menghabiskan malam bersama  keluarga.
post by: Novrizal
Photo By: Novrizal

Muhammad Alif Arrayyan berpose di halaman
Mesjid Raya Baiturrahman
Setiap menginjakkan kaki di Kota Banda Aceh belum sah rasanya jika tidak berkunjung menuju Mesjid Raya Baiturrahman, Mesjid Besar di Kota Banda Aceh yang penuh dengan sejarah sehingga dapat memberikan ketenangan spiritual bagi para pengunjungnya. Malam ini tidak terlalu ramai masyarakat yang hadir di pelataran halaman masjid Raya. Banyak yang hadir menghabiskan waktu dengan berjalan dan memotret pemandangan indah malam hari Mesjid Raya Baiturrahman, termasuk saya sendiri bersama istri dan anak tercinta.
Malam ini kami memang bertujuan untuk melakukan wisata keluarga dan berfoto bersama keluarga. Malam hari sangat indah dengan permainan lampu taman dan sayangnya air mancur di kolam masjid tidak dalam keadaan hidup. Hanya satu buah pancuran kecil saja yang mengalir.

Foto malam memang mengasikkan dan saya juga berjumpa dengan 2 turis asing yang masih sangat muda, tetapi saya tidak mengobrol dengan mereka karena mereka sedang asik menikmati pemandangan dan berfoto.
Seorang fotografer professional juga tampak sedang mengambil foto – foto dari banyak sudut masjid raya, saya tidak tahu siapa dan sarimana (cina)karena sangat serius dan sayang untuk diganggu.
Beberapa keluarga lainnya juga sedang menikmati foto bersama bergantian dan yang tidak lupa para fotograper amatir yang selalu setia menunggu pelanggan mereka untuk berfoto dan mendapatkan sedikit tambahan ekonomi di saat inflasi saat ini yang sedang tinggi di Aceh.
Mesjid Raya Baiturrahman terus berbenah diri dapat dilihat dari renovasi seperti pengecatan dan perbaikan fasilitas umum bagi pengunjung dan jamaah.
menara depan Mesjid Raya Baiturrahman

Halaman Masjid Raya Baiturrahman
Malam ini kami sekeluarga sangat menikmati dengan duduk melepas lelah ditemani air mineral dan sebungkus kacang rebus yang di beli di pintu masuk Mesjid Raya Baiturrahman. Dan tidak lupa sesuatu yang sangat khas adalah para penjual sirih yang tetap setia berjualan pada pintu masuk utara. Semoga Banda Aceh khususnya dan Aceh selalu dalam keadaan Aman dan Damai agar keindahan malam ini dapat terus berlanjut di malam-malam selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ukuran 460 x 122 pixel Komunitas Blogger Aceh